Lebih Baik Golput?


Aku sempat kaget ketika sempat kutanyakan kepada beberapa rekan kantor, kolega dan sahabat apakah mereka sudah terdaftar sebagai pemilih tetap pada Pemilu 9 April 2009 nanti, 90 persen mereka menjawab tidak tahu. Wow! lumayan dahsyat, mungkin kesimpulan yang terlalu dangkal bila aku kemudian berpikir bahwa rekan-rekan ku adalah orang-orang yang berpendidikan menengah dan tidak terlalu buta-buta amat tentang politik harus berkata tidak tahu dan mungkin saja tidak mahu tahu tentang pemilihan umum. Lantas kemudian bagaimanakah keadaan masyarakat yang sudah nyata-nyata dari segi pendidikan berada dibawah garis menengah, apakah politik di Negeri ini hanya semata-mata untuk orang yang memiliki kepentingan.

Ironis, bila suara-suara potensial pemilih cerdas harus hilang namun suara-suara pemilih mengambang dipermainkan dan dimanipulasi, apalagi pemilih-pemilih potensial kadang terlanjur kecewa dengan segala kondisi yang ada sehingga kadang berpikir pragmatis mengapa harus memilih bila toh tidak ada perubahan berarti, dan kebanyakan dari kita kini tergerus oleh opini bahwa semua calon anggota legislatif yang ada tidak bermutu, korup, tidak pro rakyat, Narsis, Lebay dan sebagainya sehingga kita lebih memilih golput. Pada saat pemilu rakyat selalu saja di opinikan sebagai pendorong mobil yang mogok , sehingga pada gilirannya nanti orang-orang yang terpilih di legislatif adalah orang-orang yang semakin tidak membela kepentingan rakyat karena mereka dipilih orang-orang yang tidak baik, padahal hak suara yang kita miliki saat ini mampu mencegah secara demokratis kandidat-kandidat yang bertabiat garong untuk berkuasa.
Titik krusialnya adalah fungsi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai lembaga Legislasi yang mempunyai peranan yang sangat besar dalam penentuan kebijakan dan peran yang sangat besar dalam perancangan pembuatan peraturan perundangan yang bersifat vital bagi Negara sehingga sangatlah berbahaya bagi out put peraturan yang nantinya dihasilkan, bukan tidak mungkin pemberantasan Korupsi, pemeliharaan Sumber Daya Alam, Pendidikan, Kesehatan, Kesejahteraan, Pertanian dan sebagainya sejatinya menjadi semakin membaik tetapi semakin menunjukkan ke arah kemerosotan.
Maka, berlepas dari segala kontroversi fatwa haram golput, tentu saja kita menginginkan Negeri ini semakin maju menuju perubahan yang lebih baik. Masih ada waktu untuk memilih, tanggal 9 April 2009 nanti masuklah kebilik suara dan contrenglah, pilihan ada ditangan anda, yakinlah dunia ini masih ada orang baik dan berjuang untuk kebaikan
Waalahualam bisshawab.

2 Comments

  1. medanopini August 26, 2009
  2. insidewinme April 30, 2012

Leave a Reply