PEPANCOR

Dok “Tuan Ratu Mulia”

Pepancor atau Pancor-pancor adalah sejenis pantun yang dibacakan pada saat pemberian gelar/juluk/adok adat pada masyarakat Lampung Pepadun.  Gelar/juluk/adok adalah nama adat, sehingga didalam pergaulan adat ataupun keseharian dalam masyarakat Lampung menggunakan gelar/juluk/adok untuk panggilan sehari-hari pada pergaulan atau acara masyarakat adat. 

Bentuk pepancor dengan sampiran dan isi a-b a-b, biasanya didalam pepancor tersebut disebutkan nama atau gelar adat, gelar dalam adat bisa diberikan pada saat masih kecil yang biasanya pemberian nama gelar tersebut dalam bentuk acara yang dinamakan dengan “ruyang-ruyang“, selain itu pemberian gelar adat juga diberikan pada saat acara adat pernikahan yang biasa disebut dengan “nyanang“.


Contoh pepancor :
Adok anak Tuha Muli Suntan Ratu Pesirah
Minak merintah muli
sapon sangon jak timbai
tegak di Negara Sakti
wakwah lain genuai


Adok anak Tuha Meranai Suntan Raja Yang Tuan
Tuan ratu pesirah
tuha dilom muari
dunggak diliba tilah
dilom tiyuh Negara Sakti


Adok anak Tuha Muli Suntan Raja Yang Tuan
Tuan Ibu Pak Sumbai
tuha lain mak haga
wakwah lain genuai
jak tiyuh Kuta Negara


Catatan:
Bahasa yang digunakan dalam Pepancor diatas adalah bahasa Lampung Pepadun Marga Sungkai Bunga Mayang. Penulis Zainudin Hasan,S.H.,M.H. adalah Dosen Mata kuliah Hukum Adat dan Sosiologi Hukum Fakultas Hukum Universitas Bandar Lampung.

Leave a Reply